
Cak Imin Minta Kepala Daerah dari PKB Tidak Terjebak Korupsi
Ketua Umum Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin mengingatkan seluruh kepala daerah yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar menjaga integritas dan tidak terjebak dalam praktik korupsi. Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen antikorupsi di kalangan kader partai yang menduduki jabatan publik.
Cak Imin menegaskan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola anggaran serta menjalankan program pembangunan untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta para kader PKB yang menjabat sebagai gubernur, bupati, maupun wali kota untuk selalu bekerja secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Menurutnya, praktik korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan partai politik. Ia menilai, kepercayaan publik merupakan modal penting bagi partai dalam menjalankan perjuangan politik serta mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga mengingatkan bahwa banyak kepala daerah di Indonesia yang terjerat kasus korupsi. Hal itu menjadi pelajaran penting agar para kader PKB lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan mengelola kebijakan di daerah masing-masing.
Ia pun mendorong para kepala daerah dari PKB untuk memperkuat pengawasan internal, meningkatkan transparansi dalam penggunaan anggaran, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dengan komitmen tersebut, Cak Imin berharap para kepala daerah dari PKB dapat menjadi contoh kepemimpinan yang bersih dan berintegritas, sekaligus mampu menghadirkan pemerintahan daerah yang efektif, adil, dan berpihak pada rakyat.
