
Prabowo Panggil Menhan, Panglima, hingga 3 Kepala Staf TNI Bahas Program Strategis
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran pimpinan pertahanan dan militer di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam agenda tersebut, Prabowo menerima Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Letjen Tandyo Budi Revita, serta tiga Kepala Staf TNI dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Pertemuan ini difokuskan pada evaluasi sekaligus pembahasan perkembangan berbagai program strategis TNI yang mendukung pembangunan nasional.
Selain Menteri Pertahanan, rapat juga dihadiri Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta sejumlah pejabat terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam memperkuat pertahanan negara sekaligus mendukung agenda pembangunan pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI beserta para Kepala Staf melaporkan perkembangan sejumlah program yang telah dijalankan di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah perluasan akses listrik di wilayah Papua, khususnya daerah pegunungan, melalui dukungan TNI Angkatan Darat. Program tersebut dilaporkan telah menjangkau lebih dari 200 desa sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan.
Selain itu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan desa-desa di berbagai daerah juga menjadi salah satu topik pembahasan. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik, serta membuka akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah terpencil.
Pemerintah menilai sinergi antara TNI dan kementerian terkait menjadi faktor penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan nasional. Melalui berbagai program tersebut, TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.
Pertemuan di Istana Merdeka ini menjadi bagian dari koordinasi rutin pemerintah untuk memastikan program strategis berjalan sesuai target. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga agar berbagai kebijakan di bidang pertahanan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas nasional.
