
Prabowo: Bahlil Bilang BBM Aman Bukan Berarti Santai-santai, Kita Harus Terus Bekerja
Pemerintah menegaskan bahwa kondisi bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam keadaan aman, namun hal tersebut tidak boleh diartikan sebagai alasan untuk lengah. Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tetap bekerja keras dan tidak bersikap santai dalam menjaga stabilitas energi nasional.
Pernyataan ini merespons penjelasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya menyampaikan bahwa pasokan BBM saat ini berada dalam kondisi aman. Menurut Prabowo, kepastian ketersediaan energi memang menjadi kabar baik, tetapi justru harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja.
“Kalau dibilang aman, bukan berarti kita santai-santai. Justru kita harus tetap waspada dan bekerja lebih keras agar kondisi ini terus terjaga,” ujar Prabowo dalam keterangannya.
Ia menekankan bahwa sektor energi merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Gangguan kecil dalam distribusi atau pasokan BBM dapat berdampak luas, mulai dari sektor transportasi hingga harga kebutuhan pokok.
Sementara itu, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan ketersediaan BBM, termasuk penguatan cadangan energi, optimalisasi distribusi, serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.
“Kami pastikan stok aman, distribusi berjalan lancar, dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Tapi tentu pengawasan tetap kami lakukan secara ketat,” jelas Bahlil.
Prabowo juga mengingatkan pentingnya sinergi antar kementerian dan lembaga dalam menjaga ketahanan energi. Ia meminta agar seluruh pihak tidak hanya fokus pada kondisi saat ini, tetapi juga mempersiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi tantangan di masa depan.
Dalam konteks global yang masih penuh ketidakpastian, termasuk fluktuasi harga minyak dunia dan dinamika geopolitik, pemerintah dituntut untuk terus adaptif dan responsif. Oleh karena itu, Prabowo menilai kerja keras dan kewaspadaan menjadi kunci utama.
“Yang penting kita tidak lengah. Kita harus pastikan rakyat tidak terganggu oleh masalah energi. Itu tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Dengan komitmen tersebut, pemerintah berharap stabilitas pasokan BBM dapat terus terjaga, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.
