
Viral Polisi Injak Kepala Pria di Pasar Inpres Lubuklinggau, Tuai Sorotan Publik
Sebuah video yang memperlihatkan tindakan aparat kepolisian terhadap seorang pria di Pasar Inpres, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mendadak viral di media sosial dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang telah diamankan oleh polisi dalam kondisi terborgol. Namun, saat proses pengamanan berlangsung, salah satu oknum polisi tampak menginjak kepala pria tersebut ketika ia berada di lantai. Aksi itu langsung memicu kecaman publik karena dinilai berlebihan.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 31 Maret 2026, di kawasan Pasar Inpres, Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Insiden bermula dari laporan masyarakat terkait seorang pria yang diduga meresahkan pengunjung pasar.
Petugas kepolisian kemudian turun ke lokasi dan mengamankan pria berinisial NA (21). Namun, dalam proses penangkapan, pria tersebut disebut tidak kooperatif dan melakukan perlawanan, sehingga aparat mengambil tindakan tegas untuk mengendalikan situasi.
Dalam rekaman yang beredar, tindakan “tegas” tersebut tampak berupa injakan pada bagian kepala, yang kemudian menjadi sorotan luas di media sosial.
Respons Kepolisian
Pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Lubuklinggau, AKP Alwi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa penindakan dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat.
Namun, terkait tindakan oknum anggota yang dinilai berlebihan, pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus tersebut kini sedang dalam pemeriksaan internal oleh Propam (Profesi dan Pengamanan).
Jika terbukti terjadi pelanggaran prosedur, oknum yang terlibat akan diproses sesuai aturan yang berlaku.
Reaksi Publik
Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu kritik dari masyarakat. Banyak warganet menilai tindakan tersebut tidak manusiawi, meskipun dilakukan terhadap terduga pelaku pelanggaran.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya profesionalisme aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas, terutama dalam menghadapi situasi yang melibatkan warga sipil.
Penutup
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian. Publik pun menanti hasil investigasi serta langkah tegas terhadap oknum yang terbukti melanggar prosedur.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penegakan hukum harus tetap menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan dan profesionalitas, agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi tetap terjaga.
